أَخْبَرَنَا
إِسْمَعِيلُ بْنُ أَبَانَ أَخْبَرَنِي حَاتِمٌ هُوَ ابْنُ إِسْمَعِيلَ
عَنْ عِيسَى عَنْ الشَّعْبِيِّ قَالَ جَاءَهُ رَجُلٌ يَسْأَلُهُ عَنْ
شَيْءٍ فَقَالَ كَانَ ابْنُ مَسْعُودٍ يَقُولُ فِيهِ كَذَا وَكَذَا قَالَ
أَخْبِرْنِي أَنْتَ بِرَأْيِكَ فَقَالَ أَلَا تَعْجَبُونَ مِنْ هَذَا
أَخْبَرْتُهُ عَنْ ابْنِ مَسْعُودٍ وَيَسْأَلُنِي عَنْ رَأْيِي وَدِينِي
عِنْدِي آثَرُ مِنْ ذَلِكَ وَاللَّهِ لَأَنْ أَتَعَنَّى بِعَنِيَّةٍ
أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ أُخْبِرَكَ بِرَأْيِي
Telah mengabarkan kepada kami Ismail bin Abaan ia berkata: telah mengabarkan kepadaku Hatim Ibnu Ismail, dari Isa dari As Sya'bi
ia berkata: "Seseorang mendatanginya dan menanyakan sesuatu, lalu ia
berkata: Ibnu Mas'ud dalam masalah ini mengatakan demikian dan demikian,
Ia berkata: 'Berilah penjelasan dengan pendapatmu', maka ia berkata: '
Apakah kalian tidak heran dengan kejadian ini?, aku sampaikan pendapat
Ibnu Mas'ud tetapi ia malah minta (penjelasan) dari pendapatku. Padahal
agamaku bagiku adalah atsar (pendapat sahabat). Demi Allah, aku
ditempeli tahi dan kencing unta adalah lebih aku sukai daripada
memberitakan kepadamu dengan pendapatku'".
Tidak ada komentar:
Posting Komentar