أَخْبَرَنَا
الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ عَنْ جَعْفَرِ بْنِ
مَيْمُونٍ التَّمِيمِيِّ عَنْ أَبِي عُثْمَانَ النَّهْدِيِّ أَنَّ رَسُولَ
اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَرَجَ إِلَى الْبَطْحَاءِ
وَمَعَهُ ابْنُ مَسْعُودٍ فَأَقْعَدَهُ وَخَطَّ عَلَيْهِ خَطًّا ثُمَّ
قَالَ لَا تَبْرَحَنَّ فَإِنَّهُ سَيَنْتَهِي إِلَيْكَ رِجَالٌ فَلَا
تُكَلِّمْهُمْ فَإِنَّهُمْ لَنْ يُكَلِّمُوكَ فَمَضَى رَسُولُ اللَّهِ
صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَيْثُ أَرَادَ ثُمَّ جَعَلُوا
يَنْتَهُونَ إِلَى الْخَطِّ لَا يُجَاوِزُونَهُ ثُمَّ يَصْدُرُونَ إِلَى
النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى إِذَا كَانَ مِنْ
آخِرِ اللَّيْلِ جَاءَ إِلَيَّ فَتَوَسَّدَ فَخِذِي وَكَانَ إِذَا نَامَ
نَفَخَ فِي النَّوْمِ نَفْخًا فَبَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ
عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُتَوَسِّدٌ فَخِذِي رَاقِدٌ إِذْ أَتَانِي رِجَالٌ
كَأَنَّهُمْ الْجِمَالُ عَلَيْهِمْ ثِيَابٌ بِيضٌ اللَّهُ أَعْلَمُ مَا
بِهِمْ مِنْ الْجَمَالِ حَتَّى قَعَدَ طَائِفَةٌ مِنْهُمْ عِنْدَ رَأْسِهِ
وَطَائِفَةٌ مِنْهُمْ عِنْدَ رِجْلَيْهِ فَقَالُوا بَيْنَهُمْ مَا
رَأَيْنَا عَبْدًا أُوتِيَ مِثْلَ مَا أُوتِيَ هَذَا النَّبِيُّ صَلَّى
اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ عَيْنَيْهِ لَتَنَامَانِ وَإِنَّ
قَلْبَهُ لَيَقْظَانُ اضْرِبُوا لَهُ مَثَلًا سَيِّدٌ بَنَى قَصْرًا ثُمَّ
جَعَلَ مَأْدُبَةً فَدَعَا النَّاسَ إِلَى طَعَامِهِ وَشَرَابِهِ ثُمَّ
ارْتَفَعُوا وَاسْتَيْقَظَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ عِنْدَ ذَلِكَ فَقَالَ لِي أَتَدْرِي مَنْ هَؤُلَاءِ قُلْتُ
اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَ هُمْ الْمَلَائِكَةُ قَالَ وَهَلْ
تَدْرِي مَا الْمَثَلُ الَّذِي ضَرَبُوهُ قُلْتُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ
أَعْلَمُ قَالَ الرَّحْمَنُ بَنَى الْجَنَّةَ فَدَعَا إِلَيْهَا عِبَادَهُ
فَمَنْ أَجَابَهُ دَخَلَ جَنَّتَهُ وَمَنْ لَمْ يُجِبْهُ عَاقَبَهُ
وَعَذَّبَهُ
Telah mengabarkan kepada kami Al Hasan bin 'Ali telah menceritakan kepada kami Abu Usamah dari Ja'far bin Maimun At Tamimi dari Abu Utsman An Nahdi
Bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam keluar ke Bathha` dan
bersamanya Ibnu Mas'ud Radliyallahu'anhu, lalu Rasulullah shallallahu
'alaihi wasallam pergi menuju Bathaa bersama ibnu Mas'ud, lalu beliau
mengajak duduk Ibnu Mas'ud dan membuat satu garis pembatas untuknya.
Lalu berkata: Jangan sekali-kali kamu tinggalkan tempat ini, karena
beberapa orang laki-laki akan menemuimu yang kamu tidak berbicara kepada
mereka, dan mereka pun tidak akan berbicara kepadamu. Lalu Rasulullah
shallallahu 'alaihi wasallam meneruskan perjalanannya kemana saja beliau
kehendaki. Kemudian sampailah orang-orang tersebut pada garis pembatas
dan mereka tidak melewatinya, kemudian mereka pergi menuju Rasulullah
shallallahu 'alaihi wasallam. Sampai ketika pada akhir malam beliau
mendatangiku lalu tidur dengan menjadikan pahaku sebagai bantalnya, dan
beliau apabila tidur terdengar hembusan nafasnya. Tatkala Rasulullah
shallallahu 'alaihi wasallam sedang tidur di pahaku datanglah para
lelaki seperti dengan paras yang tampan memakai pakaian yang serba
putih. Huuh, alangkah indahnya mereka! sehingga segolongan dari mereka
duduk di sisi kepala Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan
segolongan yang lain di sisi kaminya lalu mereka saling berkata: kami
belum pernah mendapatkan seorang hamba yang diberi anugerah seperti apa
yang diberikan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Orang ini
matanya tertidur tapi hatinya dalam keadaan sadar, buatlah baginya suatu
perumpamaan. Baiklah, dia seperti seorang tuan yang membangun sebuah
istana, kemudian membuat hidangan lalu mengundang orang-orang untuk
makan dan minum, kemudian orang-orang tersebut naik ke langit. Lalu
terbangunlah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ketika itu lalu
beliau berkata kepadaku: tahukah kamu siapa mereka itu? lalu aku
menjawab: Allah Subhanahu wa Ta'ala dan Rasul-Nya yang lebih tahu. Lalu
beliau berkata: mereka adalah malaikat. Lalu beliau berkata lagi:
tahukah anda apa yang diumpamakan? Aku katakan Allah Subhanahu wa Ta'ala
dan Rasul-Nya yang lebih tahu beliau menjawab: Ar Rahman membangun
surga, lalu menyeru (mengundang) hamba-hamba-Nya kepadanya, barang siapa
yang menyambut maka dia akan masuk surga dan barang siapa yang menolak
maka dia menghukum dan menyiksanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar